hit counter

Resmi Bergabung Dengan Kemenko Marves, Ini Jabatan Rachmat Kaimuddin Mantan Dirut Bukalapak

Rachmat Kaimuddin, mantan Dirut dan Dirut PT Bukalapak.com Tbk, juga resmi bergabung dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves).

Pengangkatan Rachmat diumumkan langsung oleh Menteri Luhut Binsar Pandjaitan Marves di kanal YouTube Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Senin (1 Maret 2022).

“Benar, Rachmat telah bergabung dengan keluarga besar Departemen Koordinasi dan Investasi Maritim sebagai Konsultan Pengembangan Keberlanjutan Teknologi yang akan melapor kepada saya secara pribadi sebagai Menteri Kelautan dan Investasi,” kata Luhut.

Luhut mengaku mengenal alumni SMA Taruna Nusantara dari tahun 1994 hingga 1997.

Ia juga mengaku sempat membahas rencana Rachmat masuk ke ranah pemerintahan beberapa bulan lalu. Menurut Luhut, Rachmat memiliki pengalaman dan prestasi yang luas di bidang ini.

“Pengalaman Rachmat sebagai pemimpin dengan pengalaman beragam di industri dan sektor, termasuk teknologi dan pembangunan berkelanjutan, menjadi pertimbangan penting dalam meraih posisi baru ini,” tambah Luhut.

Ditambahkannya, keanggotaan Rachmat merupakan angin segar karena banyak pekerjaan yang membutuhkan pemikiran dan pengalaman Rachmat.

Kehadiran Rachmat, menurut Luhut, juga merupakan komitmen pemerintah untuk mendorong transformasi yang berarti, khususnya dalam perkembangan teknologi di Indonesia.

“Program Kaltara bernilai $132 miliar dan masih banyak program lain yang kita perlukan untuk mendapatkan mental yang tajam, cerdas, hati-hati dan berorientasi pasar,” jelas Luhut.

Proyek yang dimaksud adalah pengembangan Kawasan Industri Hijau yang diresmikan pada 21 Desember 2021 oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Sebelum diumumkan menjadi anggota Kemenkomarves, Bukalapak mengumumkan pengunduran diri Rachmat sebagai presiden untuk beberapa waktu.

Perdana Arning Saputro, Vice President Bukalapak, dalam keterangan tertulisnya mengumumkan bahwa Rachmat Kaimuddin telah menyerahkan surat pengunduran dirinya kepada perseroan pada Selasa (28 Desember 2021).

“Pada 28 Desember 2021, Bukalapak menerima surat pengunduran diri dari Rachmat Kaimuddin, Presiden Direktur dan CEO Bukalapak, yang akan mulai berlaku sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya, Rabu (29/12/2021).

Dalam surat pengunduran dirinya, Rachmat bermaksud mengabdi kepada negara dan bekerja untuk pemerintah. Pengunduran diri Rachmat juga diajukan ke Bursa Efek Indonesia (BEI). Menyusul pengunduran diri Rachmat, Wilix Halim (pl.) Menjabat sebagai Presiden dan CEO Bukalapak untuk sementara.