Pendiri Anti-Virus McAfee Dituduh Lakukan Penipuan

Liputanberitaku.comPelopor perangkat lunak anti-virus dan ahli keamanan siber John McAfee terjerat sebuah skandal. Ia diduga terlibat penipuan promosi cryptocurrency. Departemen Kehakiman Amerika Serikat pada hari Jumat menyatakan bahwa McAfee didakwa melakukan penipuan dan pencucian uang yang berasal dari dua skema cryptocurrency.

Dari aksinya, McAfee dan koleganya dituduh telah meraup untung belasan juta dolar AS. Saat ini, ia dan koleganya sudah berada di dalam tahanan. Sebelumnya, John McAfee juga sudah ditahan karena tuduhan penggelapan pajak. Hingga saat ini, mantan perusahaannya masih menggunakan nama McAfee. Departemen Kehakiman Amerika Serikat mendakwa dirinya dengan tuduhan penipuan dan pencucian uang dari dua skema cryptocurrency.

McAfee dan Watson diduga menggunakan akun Twitter perusahaan untuk menjangkau ratusan ribu pengikutnya dan mengeksploitasi mereka. Melansir dari laman The Verge, para pengkutnya dieksploitasi untuk berinvestasi dalam altcoin seperti Reddcoin dan Dogecoin, kemudian menjual kepemilikan mereka sendiri saat harga naik. Aksi mereka berdua berhasil mengumpulkan dana mendekati 2 juta dolar AS atau setara Rp28,7 miliar dari para pengikutnya untuk berinvestasi. Melalui akun Twitter terverifikasi, mereka berdua merekomendasikan “Coin of the Day” dan “Coin of the Week” untuk mendongkrak harga.

Mereka melakukan penipuan tersebut hampir dalam waktu satu tahun lamanya. Kerja mengelabuhi dan mengeksploitasi itu dilakukan antara Desember 2017 hingga Oktober 2018. The Commodity Futures Trading Commission mengajukan tuntutan perdata kepada mereka berdua karena menggunakan skema ‘Pump and Dump’.Dalam skema ‘Pump and Dump’ ini ada pola ‘menggoreng harga saham/crypto’ yang sudah umum dikenal oleh pelaku pasar modal. Skema tersebut biasanya dilakukan oleh satu atau beberapa kekuatan tersembunyi di pasar untuk meningkatkan harga secara signifikan. Melansir dari laman The Guardian, dari aksinya tersebut Departeman Kehakiman AS memperkirakan bahwa McAfee dan Watson meraup keuntungan sebanyak 13 juta dolar AS atau setara Rp187 miliar.

Mereka berdua akan menghadapi tujuh dakwaan yang masing-masing dakwaan memiliki hukuman antara 5 sampai 20 tahun penjara. Tahun lalu, tepatnya pada bulan Oktober, pengadilan federal AS mendakwa McAfee dengan tuduhan penggelapan pajak. Dia ditangkap di Spanyol ketika akan melakukan penerbangan dari Barcelona ke Istanbul.

Sedangkan Watson, koleganya yang saat ini dituduh bekerja sama dengan McAfee dalam penipuan cryptocurrency adalah mantan anggota Navy Seal. Pengacaranya yang bernama Arnold Spencer mengatakan “Jimmy Watson adalah veteran yang dihormati dan mantan Navy Seal. Dia memperjuangkan hak dan kebebasan orang lain, sehingga berhak menggunakan sebagian dari hak-hak itu untuk membela diri di pengadilan,” katanya seperti dikutip dari BBC.

 

 

 

 

 

 

 

 

#artikel-asli