idntimes.com

Karl Landsteiner, Sang Penemu Golongan Darah dari Austria

Liputanberitaku.com — Sebagaimana diketahui, golongan darah manusia terdiri dari 4 macam, yakni A,B,O, dan AB. Nah, tahukah kamu siapa orang yang menemukan golongan darah?

Dialah Karl Landsteiner, seorang ahli biologi, dokter, dan imunologi dari Austria yang menempuh pendidikannya di Universitas Wina jurusan kedokteran.

Perlu diketahui, golongan darah manusia belum diketahui atau dibedakan sampai di tahun 1900 an. Semasa di kuliah, Karl pernah menulis mengenai pengaruh pola makan pada komposisi darah pada tubuh manusia.

Di tahun 1900, Karl menemukan jika ternyata darah 2 orang yang mengalami kontak atau darah yang bercampur akan mengalami penggumpalan.

Lalu di tahun 1901, Karl menemukan hal ini disebabkan karena adanya efek dari kontak darah dengan serum darah. Nah, dari sinilah Karl menemukan adanya 3 golongan darah, yaitu A, B, dan O, di mana sebelumnya golongan darah O ini diberi label C.

Selain perbedaan golongan darah, Karl juga menemukan kalau seseorang yang menerima donor atau transfusi dari golongan darah yang berbeda akan mengalami kerusakan sel darah.

Namun, hal ini tidak terjadi pada orang yang menerima donor golongan darah yang sama. Penggolongan darah yang ditemukan oleh Karl Landsteiner ini memudahkan manusia kini untuk melakukan transfusi darah.

Sebelum ada penggolongan darah ini, korban kecelakan dan orang yang kekurangan darah tidak bisa mendapatkan pertolongan lewat transfusi darah. Bukan hanya menemukan penggolongan darah, Karl juga berhasil menemukan virus polio dan serum dalam darah.

Berkat jasanya dalam bidang kedokteran tersebut, Karl Landsteiner mendapat Aronzon Prize, sebuah penghargaan di bidang mikrobiologi pada tahun 1926. Bahkan, dia dianugerahi penghargaan Nobel pada tahun 1930. Pemerintah Austria pun turut mengabadikan wajahnya dalam salah satu pecahan mata uang negara itu.

 

 

 

 

 

 

 

 

#artikel-asli