Tuliskan 2 Perbedaan Antara Malaikat Dengan Manusia

Tuliskan 2 Perbedaan Antara Malaikat Dengan Manusia– Secara potensial, Allah swt telah menciptakan tiga makhluk; malaikat, manusia dan hewan. Ketiganya memiliki persamaan sekaligus perbedaan. Persamaannya, ketiganya sama-sama sebagai makhluk Allah swt. Sementara perbedaannya terletak pada potensi yang dimiliki oleh masing-masing ketiganya.

Allah swt hanya memberikan potensi akal kepada malaikat, tidak punya nafsu. Sehingga wajar jika malaikat sangat patuh kepada Allah swt, karena memang tidak punya kepentingan terhadap dirinya. Sementara manusia, memiliki akal dan nafsu. Dengan begitu, nafsu lah yang menjadi tantangan ketaatan terhadap Tuhannya. Tuliskan 2 Perbedaan Antara Malaikat Dengan Manusia

Sedangkan hewan, hanya memiliki nafsu, tanpa akal. Oleh karena itu, hewan tidak memiliki beban syari’at (taklif). Karena yang menjadi tolak ukur taklif adalah akal. Jika tidak memiliki akal, maka taklif tidak berlaku.

Berikutnya adalah, antara malaikat dan manusia, lebih mulia siapa? Apakah malaikat yang tidak memiliki nafsu dan mempunyai loyalitas ibadah total kepada Tuhannya. Atau sebaliknya? Manusia lebih mulia daripada malaikat, karena memiliki potensi nafsu dalam dirinya. Dengan nafsu itu, maka menjadi beban sekaligus tantangan untuk menjaga loyalitas ibadah kepada Allah swt. Apakah beban itu menjadi nilai plus bagi manusia?

Perbedaan malaikat dan manusia adalah

  1. Malaikat Allah ciptakan dari nur atau cahaya sedangkan manusia pertama ( nabi adam) Allah ciptakan dari tanah
  2. Malaikat Allah ciptakan hanya memiliki akal  tampa nafsu sedangkan manusia Allah ciptakan memiliki akal dan memiliki nafsu.
  3. Malaikat selalu ta’at dan tidak pernah bermaksiat kepada Allah sedangkan manusia pada umumnya kadang-kadang ta’at dan ada kalanya juga bermaksiat kepada Allah
  4. Keimanan malaikat stabil sedangkan keimanan manusia naik turun

Pembahasan

Malaikat merupakan salah satu makhluk ciptaan Allah. Malaikat bersifat ghaib sehingga tidak dapat di lihat  dengan mata . Walaupun tidak dapat di lihat kita wajib menyakini tentang keberadaan malaikat Allah. Hukum beriman kepada malaikat itu adalah wajib.