Dibawah Ini Yang Termasuk Ciri-Ciri Dari Pendidikan Informal Adalah

Dibawah Ini Yang Termasuk Ciri-Ciri Dari Pendidikan Informal Adalah

Dalam buku Masa Depan Pendidikan: Suara Mahasiswa dari NUNI untuk Keberagaman dan Persatuan Indonesia oleh Benny D. Setianto (editor) (2021: 03), pengertian pendidikan informal dijelaskan sebagai pendidikan yang didapatkan dari lingkungan dan keluarga serta dilakukan dalam bentuk kegiatan secara mandiri. Karakteristik dari kegiatan pendidikan ini adalah dapat diselenggarakan di mana saja terlebih dalam lingkungan keluarga, tidak ada bukti lulus (ijazah) karena proses pendidikan dilakukan secara terus menerus tanpa mengenal batas waktu.
Dalam pendidikan informal ini, yang lebih berperan membentuk kepribadian peserta didik adalah orang tua. Pendidikan informal dimulai sejak dini oleh orang tua kepada peserta didik dan mengarah pada pembentukan karakter peserta didik.
Pengaturan mengenai pendidikan informal di Indonesia tercantum dalam Pasal 27 Undang-Undang No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Dalam pasal tersebut, pendidikan informal dijelaskan sebagai berikut:
  • Kegiatan pendidikan yang dilakukan oleh keluarga dan lingkungan berbentuk kegiatan pendidikan belajar secara mandiri.
  • Hasil pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diakui sama dengan pendidikan formal dan nonformal setelah peserta didik lulus ujian sesuai standar nasional pendidikan.
  • Ketentuan mengenai pengakuan hasil pendidikan informal sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah.

Pembahasan

Terkait soal dibawah ini yang termasuk ciri-ciri dari pendidikan informal adalah, poin soal adalah ciri-ciri pendidikan informal.

Pendidikan informal adalah pendidikan yang dilaksanakan di dalam keluarga dan masyarakat. Ciri-ciri pendidikan informal, antara lain:

  1. Tidak terikat tempat dan waktu.
  2. Tidak terikat jenjang usia.
  3. Dapat berlangsung tanpa ada guru maupun siswa secara khusus.
  4. Tidak menggunakan metode tertentu.
  5. Tidak menggunakan rencana pembelajaran (kurikulum).

Dengan demikian, ciri-ciri pendidikan informal adalah tidak terikat tempat, waktu, jenjang usia, kurikulum, metode pembelajaran tertentu, dan dapat berlangsung tanpa ada guru maupun siswa secara khusus.