Rumus Beda Potensial

Rumus Beda Potensial–Beda potensial listrik menjadi penyebab timbulnya aliran elektron atau arus listrik. Perbedaan yang dilambangkan dengan satuan volt (V) ini disebut juga dengan tegangan listrik. Nama satuan volt diambil dari seorang ilmuwan asal Italia, yaitu Alessandro Volta.

Lantas, apa yang dimaksud dengan beda pontensial dan seperti apa rumusnya? Untuk mengetahui jawabannya, langsung saja simak pembahasan berikut.

Apa kemungkinan perbedaannya?

Perbedaan potensial adalah jumlah energi yang diperlukan untuk mentransfer muatan listrik dari satu titik pada konduktor ke titik lainnya. Beda potensial juga didefinisikan sebagai perbedaan muatan positif dari dua atau lebih benda bermuatan listrik.
Di luar pemahaman ini, beberapa orang mendefinisikan beda potensial listrik sebagai energi yang dibutuhkan oleh sumber arus untuk memindahkan muatan listrik sebesar 1C.

Mengutip Fisika Mudah Dipelajari Kelas 3 Buku 3 oleh redaksi Kawan Pustaka, perbedaan potensial terjadi antara dua titik hantaran ketika kedua titik hantaran tersebut dihubungkan dengan sumber tegangan.

Pembahasan

Beda potensial adalah perbedaan banyak elektron dalam suatu arus listrik. Menurut Hukum Ohm, rumus beda potensial adalah:

V = IR

dengan V adalah beda potensial (volt), I adalah kuat arus (ampere) dan R adalah hambatan listrik (ohm).

Jadi rumus beda potensial adalah V = IR

Keterangan:
W= Energi (joule)
Q= Muatan (coloumb)
V= Beda Potensial (volt)

Contoh Soal Rumus Beda Potensial

Untuk memindahkan muatan sebanyak 50 coloumb, diperlukan energi sebesar 400 joule. Berapakah besar beda potensial yang dihasilkan?
Diketahui:
Q = 50 coloumb
W = 400 joule
Jawab:
V= W/Q
= 400/50
Jadi, beda potensial yang dihasilkan adalah 8 volt.