Induk Organisasi Renang Indonesia

Induk Organisasi Renang Indonesia–Seperti olahraga lainnya, renang juga memiliki induk organisasi. Bapak renang dunia adalah Federation Internationale de Natation (FINA), didirikan pada tahun 1908 di London, Inggris. Delapan federasi nasional bertanggung jawab atas pembentukan FINA: Belgia, Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Inggris Raya, Hongaria, dan Swedia. Lantas apa olahraga renang utama di Indonesia?

Di Indonesia, cikal bakal renang Indonesia adalah Persatuan Renang Seluruh Indonesia, disingkat PRSI. Mengutip dari laman resmi PRSI, Persatuan Renang Seluruh Indonesia merupakan organisasi yang mengatur renang di Indonesia. Selengkapnya : Renang Dimulai : Gaya Dada, Bebas, Punggung dan Kupu-kupu PRSI lahir pada tanggal 21 Maret 1951, presiden umum pertama adalah Prof. dr. Poerwo Soedarmo dan kini hadir di 34 provinsi Indonesia.

PB (Direksi) PRSI didirikan berdasarkan Anggaran Dasar Irmawati Habie SH, Jl.di hadapan notaris. Dewi Sartika No. 1-2, Jakarta Timur, No. 01, 5 Maret 2012. Presiden PB PRSI adalah Presiden Jenderal yang dipilih oleh Dewan Pengurus Provinsi pada forum Musyawarah Nasional yang diadakan empat tahun sekali. pada akhir periode dengan struktur organisasi sebagai berikut:

  • Waketum I (bidang organisasi).
  • Waketum II Binpres yang terdiri dari komisi teknik.
  • Waketum III adalah bidang dana dan usaha, humas media dan promosi, serta bidang sarana dan prasarana.
  • Waketum IV bidang Kerjasaman Luar Negeri.
  • Waketum V bidang Iptek.

Melaksanakan kegiatan administrasi sehari-hari dibantu oleh sekretariat yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal. Sedangkan PB PRSI memiliki ruang lingkup kegiatan untuk menyelenggarakan kejuaraan olahraga air, antara lain:

  1. Kejuaraan Renang Nasional
  2. Kejuaraan Polo Air Nasional
  3. Kejuaraan Salto Bello Nasional
  4. Kejuaraan Renang Nasional
  5. Kejuaraan Renang Nasional
  6. Perairan Terbuka Kejuaraan

Visi PRSI adalah membentuk karakter dan mengharumkan nama bangsa melalui olahraga air.

Misi PRSI

  • Mempromosikan renang sebagai kebutuhan dasar kehidupan
  • Menjadikan renang sebagai pola hidup sehat
  • Mendorong lahirnya atlet-atlet air yang unggul
  • Libatkan semua pihak dalam pengembangan olahraga air
  • Menjamin peningkatan kualitas sumber daya manusia yang merata di seluruh wilayah