hit counter

Ketahui Efek Junk Food Pada Penderita Diabetes

Liputanberitaku.com – Diabetes ialah satu kondisi saat tubuh tidak dapat membuat cukup insulin atau memakainya secara betul. Diet penting untuk atur diabetes dan menahan kompleksitas.

Merilis dari Medical News Today, tubuh membutuhkan insulin untuk mengatur kandungan gula, atau glukosa, dalam darah dan menggunakan gula ini untuk bahan bakar beberapa sel tubuh.

Tanpa insulin, tubuh tidak dapat memproses glukosa yang dari karbohidrat pada makanan. Saat kandungan glukosa yang tinggi terkumpul dalam darah, seiring waktu berjalan, ini bisa menghancurkan organ badan saat darah bersirkulasi.

Beberapa 60% keuntungan dari artikel Health dialokasikan untuk warga terdampak Covid-19. Untuk artikel-artikel Health yang bermanfaat di media sosial supaya makin banyak warga terselamatkan.

Selain itu, beberapa sel tubuh tidak memiliki energi yang cukup karena tanpa insulin, glukosa tidak dapat masuk ke sel.

Makan sehat sebagai cara penting untuk atur kandungan gula darah. Pasien diabetes harus batasi dan menghindari beberapa jenis makanan, terhitung junk food.

Junk food ialah makanan yang kurang sehat. Makanan ini biasanya tinggi kalori lemak, gula, garam, karbohidrat olahan, dan rendah nutrisi bermanfaat, seperti serat, vitamin , dan mineral.

Junk food mencakup banyak type makanan cepat hidangan, makanan bikinan, dan cemilan premade. Secara umum, semuanya orang jangan kebanyakan konsumsi makanan ini apalagi jika ia menanggung derita diabetes.

Dampak cepat pada kandungan gula darah

  1. Makanan bikinan yang tinggi kalori dan rendah vitamin, mineral, dan serat cepat remuk dalam tubuh dan dapat menyebabkan kenaikan kandungan gula darah dengan cepat.
  2. Ukuran jatah yang tidak cocok: Junk food biasanya tidak demikian mengenyangkan dan sering ada pada ukuran porsi yang besar.
  3. Kedua faktor ini dapat menyebabkan orang makan junk food terlampau berlebihan. Ini dapat punya pengaruh negatif pada diabetes, terhitung peningkatan gula darah dan tambahan berat badan.
  4. Tekanan darah tinggi: Junk food biasanya sangat tinggi sodium (garam) yang berperanan pada tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi disambungkan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2.
  5. Kandungan trigliserida: Makanan cepat hidangan mempunyai kandungan lemak trans dan bosan yang tinggi, yang dapat tambahkan kandungan trigliserida, yakni seperti lemak yang ada dalam darah. Kandungan trigliserida yang tinggi tambahkan risiko diserang diabetes tipe 2.

Menurut studi tahun 2016 yang disebarkan dalam Experimental Physiology, makan junk food secara teratur dapat menyebabkan kerusakan ginjal pada pasien diabetes dan orang pada umumnya.

Selain itu, junk food kaya lemak bosan atau lemak trans. Lemak bosan tambahkan kandungan cholesterol darah dan kandungan trigliserida.