Inilah Manfaat Jalan Berbelok-Belok

Manfaat Jalan Berbelok-Belok–Manfaat jalan berbelok belok adalah untuk melatih kekuatan, ketemapilan dan kelincahan. Sedangkan melakukan gerak jalan lurus bermanfaat untuk melatih keterampilan dan keseimbangan.

Inilah Manfaat Jalan Berbelok-Belok

Pembahasan

Jalan adalah gerak berpindah tempat dengan melangkahkan kaki dari satu titik ke titik yang lain atau kesemua arah, baik itu kanan, kiri, depan, belakang, maupun samping. Jalan merupakan keterampilan yang hampir semua orang bisa lakukan dalam aktivitasnya sehari-hari. Teknik jalan cepat dalam olahraga atletik tidak hanya mengutamakan kecepatan, melainkan kecakapan untuk melakukan gerakan sesuai aturan. Jalan merupakan bagian dari cabang olahraga atletik yaitu jalan cepat.

Jalan cepat disebut dengan istilah racewalking, gerakan kaki pada jalan cepat salah satu kakinya selalu menyentuh atau menapak ke tanah. Meskipun olahraga race walking tampak mudah layaknya aktivitas manusia pada umumnya, tetapi jalan cepat memiliki teknik khusus dan aturan yang harus dipahami. Berikut teknik jalan cepat:

Teknik awalan atau start adalah teknik yang dilakukan sebelum memulai jalan cepat. Pada teknik awalan ini diketahui tidak ada gerakan khusus yang perlu dilakukan. Para peserta jalan cepat hanya perlu berdiri di belakang garis start.

posisi badan.

Pada saat melakukan gerakan jalan cepat, peserta harus memiliki posisi badan yang tepat. Hal ini dikarenakan posisi badan sangat menentukan dalam melakukan jalan cepat secara efektif atau tidak. Maka dari itu, sikap atau posisi badan yang baik dan benar pada saat melakukan jalan cepat, yaitu memosisikan tubuh menghadap ke depan. Sementara itu, siku ditekuk sehingga membentuk sudut 90 derajat dengan ayunan lengan dan langkah kaki yang bergerak seirama.

langkah kaki yang benar untuk jalan cepat adalah dengan menitikberatkan pada massa atau berat tubuh di bagian paha dikarenakan bagian paha memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan olahraga jalan cepat. Peserta jalan cepat wajib tetap berada di atas tanah pada salah satu bagian kakinya dan bagian tumit kaki harus menyentuh tanah terlebih dahulu untuk menjaga kepastian posisi kaki.

akhiran atau finish. Pada saat peserta olahraga jalan cepat menyentuh garis finis, peserta tidak diperbolehkan berhenti pada saat itu juga. Peserta diharuskan untuk tetap melakukan gerakan jalan cepat sampai sekitar lima meter dari garis finis. Setelah lebih dari lima meter, peserta dapat mulai menurunkan kecepatan hingga akhirnya berhenti dengan sempurna.