Bersaing dengan Apple, Spotify Meluncurkan Podcast Berbayar

Liputanberitaku.com – Apple telah meluncurkan layanan podcast berbayar untuk penggunanya. Seolah tak ingin tereliminasi, Spotify buru-buru meluncurkan produk serupa bernama Anchor. Anchor adalah layanan podcast lanjutan dari perusahaan musik streaming Swedia yang memungkinkan pembuat konten menagih pendengar mereka untuk konten eksklusif.

Anchor adalah startup yang diakuisisi Spotify pada 2019 untuk produksi podcast. Pembuat sekarang dapat membuat episode khusus untuk pelanggan berbayar di Anchor, dan kemudian menerbitkannya ke Spotify atau platform lain.

Pengguna tidak bisa berlangganan Anchor melalui Spotify, langkah ini hanya bisa dilakukan di laman Anchor. Kendati demikian, konten berbayar Anchor bakal bisa dicari dan ditemukan di aplikasi Spotify, seperti episode podcast reguler lainnya.

Episode berbayar akan dilabeli ikon gembok di tombol play Spotify. Apabila pengguna ingin menontonnya, pengguna akan diarahkan ke laman profil Anchor untuk melakukan transaksi sebelum bisa menikmati konten.

“Pendengar bisa menikmati konten dan mengetahui bahwa biaya berlangganan mereka akan ditujukan langsung ke podcaster yang mereka sukai, memberikan pendapatan kepada kreator independen dengan cara mereka sendiri,” tulis Spotify dalam situs resminya. Untuk sementara waktu, layanan podcast berbayar ini baru dirilis di Amerika Serikat sebelum diluncurkan secara global.

Lebih menarik bagi kreator

Berbeda dengan Apple, Spotify berjanji tidak akan mengambil komisi dari kreator selama dua tahun ke depan, kecuali biaya transaksi. Setelahnya, Spotify hanya menginginkan 5 persen dari hasil berlangganan yang diraih kreator.

Sedangkan untuk podcast premium Apple, perusahaan akan memotong 30 persen dari pendapatan podcast premium para kreator di tahun pertama. Di tahun kedua, angkanya akan turun menjadi 15 persen.

Dengan skema seperti ini, kemungkinan tawaran Spotify menjadi lebih menarik bagi kreator. Spotify akan bekerja sama dengan 12 podcaster independen untuk memperluas opsi berlangganan. Spotify juga menerima pendaftaran bagi podcaster lain untuk masuk daftar tunggu dan berencana membuka pintu bagi lebih banyak podcaster dalam beberapa bulan ke depan. Sementara itu, Apple podcast premium akan dirilis bulan Mei mendatang.

Saat diluncurkan, produk ini tersedia di 170 negara. Tidak disebutkan adanya proses pendaftaran atau daftar tunggu seperti yang dilakukan Spotify. Apple berencana memperluas podcast berlangganan ke lebih banyak negara dalam beberapa bulan mendatang.

 

 

Artikel asli